RA Ulul Albab terus berkomitmen menghadirkan lingkungan pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendukung tumbuh kembang kecerdasan anak secara menyeluruh. Salah satu program unggulan yang konsisten dilaksanakan adalah Budaya Literasi, sebuah kegiatan yang dirancang untuk menanamkan kebiasaan membaca, bercerita, dan mengenal dunia buku sejak usia dini.
Di era digital saat ini, kemampuan literasi menjadi pondasi penting bagi perkembangan anak. RA Ulul Albab menyadari bahwa kecintaan terhadap buku harus diperkenalkan sejak dini agar menjadi budaya yang menetap hingga anak tumbuh dewasa. Melalui kegiatan literasi, anak-anak tidak hanya belajar mengenal huruf atau kata, tetapi juga dilatih untuk memahami cerita, memperkaya kosakata, dan menumbuhkan imajinasi.

Setiap kelas memiliki pojok baca yang diisi berbagai jenis buku sesuai usia anak, mulai dari buku cerita bergambar, ensiklopedia anak, buku edukasi, hingga buku keagamaan anak. Pojok baca ini dibuat nyaman agar anak-anak bisa bebas memilih dan membaca sesuai minat mereka.
Keberhasilan budaya literasi tidak terlepas dari peran guru dan orang tua. Guru memberikan pendampingan dalam memilih buku, memandu diskusi sederhana, dan memotivasi anak untuk aktif mengenal bacaan.
Budaya literasi yang diterapkan secara konsisten memberikan banyak perubahan positif pada anak-anak RA Ulul Albab, di antaranya:
– Anak lebih percaya diri dalam berbicara dan bercerita.
– Meningkatnya daya konsentrasi dan kemampuan mendengar.
– Kosakata anak menjadi lebih kaya.
– Munculnya minat belajar baru dari cerita-cerita yang dibaca.
– Kemandirian dalam memilih dan merawat buku.


