Kegiatan Menanam dan Menyiram Sayur Hari Kedua RA Ulul Albab: Belajar Langsung dari Alam

RA Ulul Albab kembali melaksanakan kegiatan pembelajaran luar kelas (outclass) berupa kegiatan menanam dan menyiram sayur pada hari Jum’at, 30 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan hari kedua dari rangkaian pembelajaran berbasis alam yang bertujuan untuk mengenalkan anak-anak pada proses menanam, merawat, hingga memanen sayuran secara langsung. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala RA Ulul Albab sebagai bentuk dukungan terhadap pembelajaran kontekstual berbasis alam.

Seperti kegiatan pada hari sebelumnya, anak-anak berangkat menuju sawah dengan berjalan kaki bersama-sama karena jarak lokasi sawah yang tidak terlalu jauh dari sekolah. Lokasi kegiatan berada di Pokmas BMP (Perkumpulan Masyarakat BMP) RT 4 RW 13. Sepanjang perjalanan, anak-anak tampak sangat senang dan antusias. Mereka berjalan dengan penuh keceriaan sambil bercengkerama dengan teman-temannya. Kepala sekolah turut mendampingi kegiatan sejak awal keberangkatan hingga selesai, memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib.

Sesampainya di lokasi sawah, anak-anak diminta untuk melepas alas kaki, karena area persawahan memang tidak diperbolehkan menggunakan alas kaki agar lebih aman dan nyaman saat beraktivitas. Hal ini menjadi pengalaman baru yang menyenangkan bagi anak-anak, karena mereka bisa langsung merasakan tekstur tanah sawah.

Kegiatan outclass hari kedua ini diikuti oleh kelompok RA B, yaitu kelompok Mangga, Semangka, Melon, Nanas, Durian, dan Sirsak. Sebelum memasuki area sawah, anak-anak harus melewati jembatan bambu, karena terdapat sungai kecil yang harus dilalui. Anak-anak melewati jembatan tersebut secara bergantian per kelas, dengan pendampingan guru serta pengawasan kepala sekolah, menuju lokasi penanaman sawi. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling seru dan berkesan bagi anak-anak.

Setibanya di area sawah, kegiatan dimulai dengan pemberian arahan dari petani. Anak-anak mendengarkan penjelasan tentang cara menanam sawi dengan benar, mulai dari mengenal bibit, cara menanam, hingga cara merawat tanaman. Kepala sekolah juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar berani mencoba, tidak takut kotor, dan mencintai alam. Setelah mendapatkan arahan, anak-anak langsung mempraktikkan kegiatan menanam sawi bersama-sama dengan penuh semangat.

Setelah kegiatan menanam selesai, anak-anak melanjutkan dengan memanen bayam yang sudah siap panen. Anak-anak terlihat sangat excited dan antusias, karena dapat memetik hasil tanaman secara langsung. Mereka belajar bahwa sayuran yang biasa mereka konsumsi sehari-hari berasal dari proses menanam dan merawat yang tidak sebentar.

Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang tanaman dan alam, tetapi juga dilatih untuk mencintai lingkungan, bekerja sama, mengikuti aturan, serta menghargai hasil kerja petani. Kehadiran kepala sekolah dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam mendukung pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi anak. Kegiatan menanam dan memanen sayur ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi seluruh peserta didik RA Ulul Albab.

Semoga kegiatan pembelajaran di alam terbuka seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi kenangan indah sekaligus sarana belajar yang bermanfaat bagi anak-anak.

Share

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Tulis Komentar